SAKIT GIGI

Rabu, Januari 28


Akhir-akhir ini saya merasakan gigi geraham mulai bikin ulah. Kadang ulahnya tak mengenal waktu dan tempat. Misalnya, waktu itu menunjukkan jam 11.30 pas berlangsung brefing dengan kru yang lain. Lalu tiba-tiba gigi geraham memberontak kesakitan. Memang salahku kalau saya sedikit jorok dengan tidak mengosok gigi menjelang tidur. Dan kejorokan saya berulang hingga bertahun-tahun, dan susah merubahnya. Kejorokan yang akut. Akibatntya briefing sedikit tersendat.., karena saya mengiyakan saja paparan kru tentang hasil liputannya. Katanya bla bla bla, tanpa mengoreksi sumber berita yang bonafid. Main comot untuk menututp dead line yang sudah ditetapkan. Ya sudahlah…, namanya juga musibah yang berawal dari kejorokan sendiri.

Sakit gigi identik dengan diam. Pemilik gigi sakit tak berdaya untuk membuka mulutnya, apalagi bersuara dengan lantang. Tapi kini, mbak Mega sudah tidak sakit gigi lagi. Kemarin, pada pembukaan rakernas PDI-P di Solo, mbak Mega bersuara lantang, menyentil pemerintah yang hobi bermain yoyo. Menaik turunkan harga BBM, yang dianggap keberhasilan pemerintah. Padahal, kata mantan RI-1 itu mengatakan bahwa kebijakan tersebut menunjukkan ketidakrelaan pemerintah untuk berkorban bagi kepentingan rakyat. Hmmm, sudah pintar mbak Mega ini. Walaupun pidatonya dituntun dengan naskah, cukup lumayan dia mengatur irama antara memandang kader PDI-P dengan melirik contekan. Hi hi hi.

Sakit gigi saya mungkin akan semakin menggila bila tidak segera dicabut. Kenapa???, mulut saya yang terbiasa disumpel dengan batang rokok kini harus waspada untuk menekuni hobi merokok. Maklum saja, MUI sudah mengeluarkan fatwa bahwa merokok itu haram. Bila mulut asem lalu diganti dengan permen, betapa linunya gigi terkena rasa manis bahkan akan mengakibatkan rasa cenut-cenut yang luar biasa. Saya sudah latihan mengkonsumsi permen ditempat-tempat strategis yang tertampang tulisan dilarang merokok. Hasilnya…gigi sakit. Hmmm, bila saya sekaliber kak Seto, saya akan mendekati MUI untuk mengeluarkan fatwa bahwa mengkonsumi permen adalah haram.

Saya juga akan mendekati pakar kesehatan terutama dokter anak-anak, agar memberikan ulasan di berbagai seminar dan lokakarya bahwa permen bisa menggangu pertumbuhan gigi anak, menghambat proses belajar anak, dan menggangu kehamilan. Maka kesimpulan itu semua bahwa sudah selayaknya dan sepantasnya permen juga dilarang oleh para anak remaja dan ibu hamil.

Selanjutnya.."SAKIT GIGI"

Terimakasih Indonesia….

Jumat, Januari 16

Beberapa pekan terakhir kita disajikan berita tentang penyerangan brutal Israel atas anak-anak dan perempuan Palestina. Entah karena sudah jengkel atas tindakan Hamas yang sering mengirim pesan dengan roket-roketnya yang mendarat manis di tanah terjanji dan memerahkan muka para pemimpin zionis itu, lalu mereka membabi buta mencari sumber-sumber peluncuran roket pejuang Hamas. Entah karena sudah buta hati, sehingga mereka secara rela hati menembakkan segala macam peledak dan amunisi ke pelbagai sudut tanah Palestina.

Konflik berkepanjangan itu ternyata disahuti oleh masyarakat Indonesia yang peduli akan keadilan dan kedamaian. Awalnya..saya merasakan miris dan was-was atas konflik itu. Kenapa…, aksi bengis Israel itu dilampiaskan dengan berbagai aksi unjuk rasa dengan membawa nama Islam bahkan membawa bendera partai segala. Seolah perjuangan Palestina adalah perjuangan Islam melawan Yahudi.

Padahal…, sejak awal konflik di Palestina berawal dari pertikaian politik dan keadilan namun dalam perkembangannya direduksi menjadi konflik agama. Hal tersebut ditegaskan oleh Farisz Al Mehdavi (Duta Besar Palestina untuk Indonesia) pada 14 Januari 2009 dalam diskusi “DERITA PALESTINA, AIR MATA KITA” di Universitas Paramadina. Dalam diskusi itu, sang Dubes menyatakan pula bahwa bangsa Palestina tidak mempermasalahkan latar belakang agama seseorang karena Islam, Kristen dan Yahudi di Palestina sudah hidup berdampingan dengan damai ribuan tahun lalu. Ditekankan pula oleh Mr. Farisz Al Mehdavi bahwa titik penyelesaian konflik Palestina adalah secara politis dan agama bisa berperan sebagai katalisator namun dengan tetap pada keputusan politik. Secara khusus, dubes meminta dukungan kepada bangsa Indonesia untuk perdamaian di Palestina berdasarkan keadilan.

Apa yang dinyatakan oleh dubes sungguh tepat dan menjadi landasan kita untuk bersikap bahwa konflik di Jalur Gaza bukan konflik agama melainkan konflik politik. Untunglah…, kita sebagai bangsa yang majemuk segera tanggap dan memahami sebenarnya. Konflik di Gaza adalah murni tragedi kemanusian, murni tragedi kebengisan yang dilakukan oleh negara Israel atas bangsa Palestina.

Terima kasih Indonesia. Sikap dan langkah yang arif telah menyelamatkan bangsa ini dari pelebaran dan peluasan konflik di Timur Tengah.

Sebagai bahan perenungan:
Kasus yang nyaris serupa, bangsa Kurdipun diceraiberaikan oleh bangsa Turki dan Irak (jamannya om Saddam Husein).

Selanjutnya.."Terimakasih Indonesia…."

Menjadi Kenyataan

Selasa, Januari 13


Akhirnya di awal tahun ini saya bisa mewujudkan salah satu keinginan yang terpendam selama berbulan-bulan. Keinginan itu adalah memiliki HP yang bagus dan canggih, yakni Nokia E71. Saking saya kesengsem sama hp itu, gambar hp yang saya peroleh dari internet saya print dan saya tempel di beberapa sudut rumah yang strategis seperti di ruang makan, kamar tidur dan bilik termenung (WC-red) dan sebagai pajangan di meja kerja. Alasannya sih seperti para tutor di MLM yang menyatakan.., ”pasanglah gambar yang saudara inginkan. Itu sebagai pemicu dan pemacu saudara untuk memilikinya.” Dan akhirnya kesampaian juga. Menunggu berbulan-bulan karena menunggu harga turun. Yang tidak kesampaian adalah memiliki Sandra Dewi walau gambarnya sudah saya pasang dimana-mana....., termasuk di WC.

Selama beberapa hari saya membedah jeroan E71, makanya sedikit malas ngeblog. He he he. Ternyata …, sangat mumpuni dan canggih. Sampai saya menganggap bahwa pembelian benda itu merupakan pembelian benda terbaik yang pernah saya beli. Bayangkan.....email ndak perlu di retrive dulu.., langsung muncul layaknya SMS. Begitu sebaliknya.., mengirim email semudah kirim SMS. Saya yang sering kerja luar kantor, sangat terbantu sekali. Bila harus meng-SMS ribuan kata.., jatuhnya mahal bro. Dengan penggunaan email, cukup 100 perak..., maka berita sudah sampai kantor dan siap diedit.

Cukup?????.., belumlah. Satu hal yang bisa dinikmati dalam paket pembeliannya adalah Nokia sudah menyertakan aplikasi Advance Call Manager. Kegunaannya adalah untuk memblokir panggilan yang tidak dikehendaki. Misalnya memblok nomor TTM saat kita sedang bersama keluarga. Namun aplikasi ini kurang mumpuni karena bila kita memanggil ponsel yang menggunakan aplikasi ini maka akan seperti di reject. Lalu solusinya apa??

Gampang. Buka saja situs www.crazy4mobilez.com, di situs ini ada aplikasi blacklist buatan pihak ketiga. Downloadnya pun cepat karena hanya 300 kb, dan sudah disertai keygen untuk register. Aplikasi ini cukup bagus karena bisa memblokir dengan nada sibuk. Sayang, belum bisa memblokir SMS seperti aplikasi serupa untuk N73. Namun cukuplah memblokir nomor TTM.

Lainnya???

Ponsel dengan kamera 3,2 pixel ini cukup bagus untuk membidik momen berharga di depan mata lalu disharing melalui email ataupun MMS. Saya belum mencoba untuk memposting di blog. Mungkin suatu saat bisa melakukannya. Sementara pemutar musik maupun video sangat bagus dan bersuara jernih. Hanya kekurangannya adalah tidak bisa mengedit gambar atau video seperti di N82 misalnya. Namanya juga ponsel bisnis, maklumi sajalah. Toh kekurangan itu bisa tertutupi dengan kinerja sempurna aplikasi kerja kantoran.

Selanjutnya.."Menjadi Kenyataan"

  © Blogger Template News Kidding On The Blog by Bagus Pras 2010

Back to TOP