PARTAI KOK SONTOLOYO

Jumat, Juni 27


Ini komentar paling baru dari Kepala BIN yang geram sama tindakan salah satu menteri yang berkhianat. Menteri yang berasal dari salah satu parpol itu diceritakan oleh Syamsir Siregar mendukung pemerintah untuk menaikan BBM saat rapat kabinet. Namun perkembangan di kemudian hari menteri itu mengatakan penolakkannya atas kenaikan harga BBM. Di depan anggota DPR-RI pula. Ah...emang sontoloyo.

Katannya sih menteri itu adalah Anton Apriantono yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Padahal PKS adalah partai yang mendukung pencalonan SBY-JK menjadi pemimpin negara kita walaupun dukungan itu dinyatakan pada putaran kedua. Artinya..., PKS memang mendukung tapi mendukung ditikungan terakhir saat peluang SBY-JK sudah menang di depan mata.

PKS bukan kali ini saja berseberangan dengan pemeintah yang didukungnya. Berbagai kebijakan pemerintah hasil dari rapat kabinet ditentang anggota dewan dari PKS. Ini yang menjadi kegeraman Yusril Isra Mahendra (kala itu masih menjabat sebagai Mensesneg) dan Andi M (jubir kepresidenan). Memang, bung Yusril patut geram karena yang mencalonkan SBY-JK sejak awal adalah Partai Demokrat dan PBB (dipimpin oleh Bung Yusril).

Memang PKS piawai memainkan peran dimata masyarakat, selalu mencitrakan menjadi partai yang humanis dengan jargon-jargon yang populis seperti anti korupsi dan anti kemaksiatan. Dan itu memang menarik simpati banyak kalangan, bukan saja dari basis massa yang beragama Islam tetapi juga dari kalangan yang beragama lain. Sistem kaderisasi PKS memang luar biasa, mulai dari pengajian ibu-ibu hingga program posyandu. Bahkan kata posyandu ditambah menjadi posyandu sejahtera. Bukan main. Asal kata ”sejahtera” jangan diganti denga istilah dari Opung Syamsir.., ntar jadi SONTOLOYO. Wakakakakak...............

Dari sekian prestasi PKS yang bagus-bagus itu ternyata ada yang paling bagus lho. Para pemimpin PKS ternyata sebagian besar ber-poligami. Masa???? Coba tanyakan sama presiden PKS, Tifanul Sembiring. Berapa istrinya... dua atau tiga? Tanyakan juga sama pemimpin PKS yang lain.....Ga papa lah..., khan dibolehkan beristri lebih dari 1. Lebih dari 2. Lebih dari 3. Tapi 4 cukuplah. He he he he.

Bukan karena berpologami dalam arti sebenarnya lalu merembet kepada tingkah laku politiknya. Berpoligamilah dengan baik dan benar. Tidak setia sama satu istri tetapi setia sama istri yang lain ya bisa diterima. Tapi mbok ya jangan berpoligami politik-lah. Itu namanya perselingkuhan berpolitik. Walah.............

Kalau memang tidak setuju dengan pemerintah, mending keluar dari kabinet dan mendeklarasikan menjadi partai oposisi. Tapi sepertinya tanggung..., bentar lagi pemilu 2009. Mending bersikap mendua sambil cari dana pemilu, siapa tau bisa mencalonkan kadernya sendiri, yang bersih dan setia (sama istri pertamanya.., ha ha ha ha).

2 komentar:

edisamsuri Senin, 30 Juni, 2008  

Politil itu kejam. Politic is evil. politik is between lose or win, strong or weak

Seli Kamis, 03 Juli, 2008  

wah berita yang menarik nih hehehe

Posting Komentar

Tempat Caci Maki.....

  © Blogger Template News Kidding On The Blog by Bagus Pras 2010

Back to TOP