Cerita Lain Tentang Poso

Kamis, Juli 10

Masih ingat Poso…, daerah eksotik di Sulawesi Tengah. Sebuah daerah yang kaya akan budaya dan keberagaman penduduknya. Dari keberagaman itulah, Poso pernah dilanda konflik berkepenjangan. Cerita panjang tentang konflik Poso sepertinya sudah usai, kini daerah itu telah menyemai bibit perdamainan yang hakiki dimana perbedaan itu adalah anugrah dan bukannya musibah.


Dari seabrek cerita tentang konflik Poso, ada sedikit cerita yang hingga saat ini masih membuatku ter-melet2. Cerita yang bernuansa romansa atas kehadiran dari TNI maupun Polisi saat mengamankan Poso. Cerita ini berdasarkan penuturan para sahabat saya dari aktivis peduli perempuan Poso dan Palu. Mereka sangat care atas peristiwa yang menimpa para perempuan Poso. Cerita kepiluan perempuan itu kemudian berkembang menjadi anekdot tentang kesatuan para soldadu berasal.


Begini ceritanya……


Cerita Tentang KORAMIL

Gadis Poso terkenal dengan kecantikan dan senyum yang menawan. Selain itu juga mereka sangat ramah. Atas dasar kecantikan dan ramah itulah makanya banyak serdadu terpikat. Dan para serdadu yang bertugas temporer dalam rangka mengamankan Poso banyak yang berpacaran dengan gadis poso, bahkan terkadang hubungan mereka telah melangkah lebih jauh. Usai bertugas para serdadu kembali ke asalnya. Sang gadis termangu terdiam dan terpuruk karena kehormatan telah terenggut walaupun direnggut atas dasar suka sama suka. Dan para gadis ini banyak disebut gadis KORAMIL. Korban Rayuan Militer.


Cerita Tentang POLMAS

Untuk yang ini sama saja. Banyak polisi muda yang bertugas di desa-desa. Polisi muda ini minim pengalaman padahal tugas mereka sangat besar. Yakni menjadi pion terdepan dalam pengkondisian wilayah yang pernah konflik. Nah....., banyak juga para polmas ini yang bergaul dengan para gadis dan mereka kadang lupa akan tugas pokonya. Mereka yang lupa akan tugas pokoknya disebut Polisi Maniso (maniso artinya pandai merayu), bukan polisi masyarakat. Halah......


Cerita Tentang SAMAPTA

Kalau yang ini sih..., sebutan bagi mereka yang selalu mengamankan para pendemo. Saat ini Samapta sering diplessetin Sampai Mati Pegang Tameng. Wakakakakak...


Cerita Tentang SSB

Jika Koramil diplesiten korban rayuan militer, maka SSB merupakan kependekan dari Sisa Sisa Brimob. Walah...., dan ini menurut data aktivis perempuan kasus SSB sangat banyak melibihi Koramil.


3 C (Coklat, Cengkeh, dan Copral)

Selain terkenal dengan budaya dan gadis cantiknya, Poso juga terkenal sebagai penghasil coklat dan cengkeh. Saat dibelahan daerah Indonesia lainya terpuruk dengan kesulitan ekonomi, para saudagar coklat dan cengkeh sangat menikmati limpahan kekayaan karena harga coklat dan cengkeh cukup tinggi di pasaran internasiol. Nah…, para gadis ini selain suka sama juragan Coklat dan Cengkeh.., mereka juga suka sama Copral (maksute Kopral.., salah satu kepangkatan di TNI). Makanya, di Poso terkenal dengan istilah Coklat, Cengkeh dan Copral.

4 komentar:

Lyla Sabtu, 12 Juli, 2008  

wahh.... ada2 aja nih singkatannya... tapi kok pas hehehe :D

Hellen Selasa, 29 Juli, 2008  

Kalau cerita Poso malah aku jadi ingat sama temanku yang ada id Tentena-Poso, putus komunikasi sejak kerusuhan.... :(

JoVie Selasa, 29 Juli, 2008  

Wahahaha..SAMAPTA ama 3Cnya keren banget..ngakak sendirian nih...

Ani Rabu, 30 Juli, 2008  

Waduuuh ..jadi ingat masa silam..

Posting Komentar

Tempat Caci Maki.....

  © Blogger Template News Kidding On The Blog by Bagus Pras 2010

Back to TOP