Tampilkan postingan dengan label Humor Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor Ekonomi. Tampilkan semua postingan

BANGSA PENGEMIS……

Rabu, Mei 28

Kemarin lusa, saya terkagum dengan penampilan Mbak Megawati. Kagumnya adalah Mbak Megawati telah berubah. Selama ini saya telah di-stigma-kan dengan era lalu bahwa Mbak Megawati adalah sosok yang pendiam dan cenderung melankolis serta menjadi ”Yes Woman”. Yang meng ’Iyakan” semuanya.

Pendiam mungkin karena takut pernyataannya menjadi santapan media massa yang haus berita bombastis. Melankolis? mungkin karena hobi beliau adalah nonton sinetron..he he hehe. ”Yes Woman” karena memang tidak tahu apa-apa. Seperti saya dulu saat belajar komputer. Setiap ada pilihan yes or no, saya klik aja yes...padahal itu permintaan untuk men-delete dokumen. Ha ha ha ha.

Mbak Megawati yang saya lihat di TV kemarin lusa, adalah Mbak Mega yang visioner dan cerdas, Mbak Mega yang garang dan Mbak Mega yang ceriwis. Kenapa saya bilang ceriwis? Yah...karena sebagai tokoh nasional harus ceriwis menyikapi perkembangan situasi nasional, harus ceriwis melihat rakyat yang kelaparan, harus ceriwis mengkritisi pemerintah. Ceriwis.............yo wisssssssss.

Perubahan itu cukup membuatku tersenyum...hampir terbahak malah. Kenapa? Karena belakangan ini beliau menjadi wanita yang paling sibuk mencitrakan dirinya menjadi sosok paling siap menjadi calon presiden. Sebagai Ketua Umum PDI-P, partai yang kembali ke habitatnya sebagai partai wong cilik, mencoba menarik simpati para kader dan simpatisannya sekaligus memberikan perintah kepada seluruh kader partai bahwa PDI-P harus memenangkan pemilu 2009. Sebuah upaya yang tidak main-main.

Perintah yang paling gress muncul dari Mbak Megawati adalah melarang para kader PDI-P menerima dana BLT. Walah......, Mbak Mega....,. rejeki nomplok bak durian runtuh yang datang tiba-tiba kok tidak boleh diterima. Mbak Megawati beralasan bahwa dana BLT itu mendidik bangsa kita menjadi bangsa pengemis. Lho....., perut lapar butuh uang buat beli makan kok dilarang. Toh itu uang rakyat yang dikembalikan kepada rakyat. Mungkin Mbak Mega takut para kadernya akan ”terbeli”.

Selanjutnya.."BANGSA PENGEMIS……"

BBM

Rabu, Mei 14


Pemerintah Akan Menaikkan BBM. Gubrak……………….!!!!!, pagi2 aku sudah dikejutkan dengan judul di koran yang menyatakan bahwa pemerintah sudah pusing dengan perubahan harga minyak dunia yang semakin melangit.

Kenapa negara barat seperti Amerika, Inngris, dan Perancis tidak terkena dampak harga minyak dunia? Ya karena mereka mempunyai ”tangan-tangan” swasta di Timur Tengah yang bekerja sama dengan negara-negara Arab menaikkan harga. Semakin harga minyak naik, semakin banyak pula keuntungan negara Arab dan para skondan bulenya nikmati. Sementara kita..., tersengah-engah. Untuk menyesuaikan harga minyak dengan cara mencabut subsidi dan mengembalikan subsidi tersebut kepada masyarakat miskin dalam bentuk bantuan tunai langsung (BLT) menjadi polemik mulai dari para ekonomi, politkus hingga ibu-ibu rumah tangga.
Itulah kita....,

Bayangkan saja jika BBM sesuai dengan harga pasar maka pada 2008 ini akan diberikan BLT sebanyak 15 trilyun. Dan pada 2009 akan dikucurkan sebanyak 50 trilyun. Hmm, jumlah yang sangat besar.

Para ekonom.., melihat bahwa bantuan tersebut bak sinterklas di tengah hari bolong kepada masyarakat. Pola BLT tidak mendidik, alasannya kenapa uang tersebut tidak digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti pernaikan sarana jalan, jembatan dll sehingga mampu menciptkan lapangan kerja dan memperlancar akses ekonomi mulai dari desa hingga perkotaan. Hmmm, intinya para ekonom tetap setuju ada kenaikan BBM, he he he

Para politikus..., melihat dalam konteks 2009. BLT pada 2008 sebesar 15 trilyun dan pada 2009 sebesar 50 trilyun adalah sangat luar biasa dampaknya untuk melakukan tebar pesona memenangkan hati rakyat. Jadi apapun yang dilakukan oleh pemerintah...., akan mendapat serangan dari lawan politiknya. Bayangkan jika 10 hingga 20 juta rakyat miskin mendapat BLT, akan menjadi mudah untuk melakukan kalkulasi politik dalam pemenangan pemilu, belum lagi mesin politik dan tim suksesnya bergerak baik secara terbuka maupun dengan cara ”silent operation”, ????????. ....

Selanjutnya.."BBM"
Image hosted by servimg.com

  © Blogger Template News Kidding On The Blog by Bagus Pras 2010

Back to TOP